{"id":1770,"date":"2026-08-07T08:54:09","date_gmt":"2026-08-07T08:54:09","guid":{"rendered":"https:\/\/jstvalve.com\/?p=1770"},"modified":"2026-08-07T08:54:09","modified_gmt":"2026-08-07T08:54:09","slug":"katup-bahan-bakar-amonia-untuk-sistem-kelautan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/katup-bahan-bakar-amonia-untuk-sistem-kelautan\/","title":{"rendered":"Katup Bahan Bakar Amonia Setelah Juli 2026: Apa yang Harus Ditetapkan dalam Proyek-Proyek Kelautan"},"content":{"rendered":"<p><!-- WORDPRESS TITLE: Ammonia Fuel Valves After July 2026: What Marine Projects Must Specify FOCUS KEYWORD: ammonia fuel valves PERMALINK: ammonia-fuel-valves-marine-systems META DESCRIPTION: Ammonia fuel valves require careful material, isolation, purging and leakage control. Review the 2026 marine safety update and specification checklist. FEATURED IMAGE ALT: ammonia fuel valves for marine fuel systems --><\/p>\n<article style=\"max-width: 1120px; margin: 0 auto; padding: 24px 16px; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; color: #1f2933; line-height: 1.75; font-size: 17px; box-sizing: border-box; overflow-wrap: break-word;\">\n<section style=\"background: #102f46; color: #ffffff; border: 2px solid #102f46; border-radius: 16px; padding: 36px 28px; margin: 0 0 30px;\">\n<p style=\"margin: 0 0 10px; font-size: 14px; letter-spacing: 1px; text-transform: uppercase; color: #9bd8ee; font-weight: bold;\">Pembaruan Peraturan Kelautan Tahun 2026<\/p>\n<p style=\"margin: 0 0 18px; font-size: 22px; line-height: 1.45; color: #ffffff; font-weight: bold;\">Tahap regulasi baru untuk angkutan laut berbahan bakar amonia dimulai pada 1 Juli 2026. Bagi galangan kapal, integrator sistem bahan bakar, dan pembeli katup, pertanyaan praktisnya bukan lagi apakah amonia akan dianggap sebagai bahan bakar kapal. Pertanyaannya adalah apakah setiap katup dapat mengisolasi, membersihkan, dan mengendalikan amonia tersebut dengan aman.<\/p>\n<p style=\"margin: 0; color: #d9f1fa;\">Laporan teknis ini membahas pemilihan katup bahan bakar amonia untuk stasiun pengisian bahan bakar, sistem penyimpanan, ruang persiapan bahan bakar, saluran pasokan mesin, dan pengaturan penghentian darurat.<\/p>\n<div style=\"margin-top: 20px;\"><span style=\"display: inline-block; margin: 4px; padding: 7px 12px; border: 1px solid #ffffff; border-radius: 20px; color: #ffffff; font-size: 14px;\">Katup Bahan Bakar Amonia<\/span><br \/>\n<span style=\"display: inline-block; margin: 4px; padding: 7px 12px; border: 1px solid #ffffff; border-radius: 20px; color: #ffffff; font-size: 14px;\">Sistem Bahan Bakar Kapal<\/span><br \/>\n<span style=\"display: inline-block; margin: 4px; padding: 7px 12px; border: 1px solid #ffffff; border-radius: 20px; color: #ffffff; font-size: 14px;\">Sistem Penguncian Ganda dan Pembuangan Udara<\/span><br \/>\n<span style=\"display: inline-block; margin: 4px; padding: 7px 12px; border: 1px solid #ffffff; border-radius: 20px; color: #ffffff; font-size: 14px;\">Pengendalian Kebocoran<\/span><\/div>\n<\/section>\n<section style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 12px; padding: 22px; background: #f8fafc; margin: 28px 0;\">\n<h2 style=\"font-size: 26px; line-height: 1.3; color: #0f172a; margin: 0 0 14px;\">Gambaran Umum Artikel<\/h2>\n<ul style=\"margin: 0; padding-left: 22px;\">\n<li><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold; text-decoration: none;\" href=\"#regulatory-change\">Apa yang Berubah pada Juli 2026?<\/a><\/li>\n<li><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold; text-decoration: none;\" href=\"#valve-risk\">Mengapa Sistem Katup Merupakan Batas Keselamatan yang Sangat Penting<\/a><\/li>\n<li><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold; text-decoration: none;\" href=\"#system-zones\">Persyaratan Katup Berdasarkan Zona Sistem<\/a><\/li>\n<li><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold; text-decoration: none;\" href=\"#materials\">Kompatibilitas Bahan untuk Katup Bahan Bakar Amonia<\/a><\/li>\n<li><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold; text-decoration: none;\" href=\"#isolation\">Isolasi, Pembuangan Darah, dan Pengisian Nitrogen<\/a><\/li>\n<li><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold; text-decoration: none;\" href=\"#sealing\">Kursi, Pengemasan, dan Kebocoran Eksternal<\/a><\/li>\n<li><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold; text-decoration: none;\" href=\"#procurement\">Daftar Periksa Pengadaan<\/a><\/li>\n<li><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold; text-decoration: none;\" href=\"#jst-support\">Bagaimana JST Valve Mendukung Proyek Khusus<\/a><\/li>\n<li><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold; text-decoration: none;\" href=\"#faq\">Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/section>\n<p>Amonia telah digunakan dalam skala industri selama beberapa dekade, terutama dalam produksi pupuk dan sistem pendingin. Namun, penggunaannya sebagai bahan bakar kapal mengubah konteks operasionalnya. Katup-katup tersebut dapat dipasang di ruang mesin yang kompak, dek terbuka, stasiun pengisian bahan bakar, atau ruang persiapan bahan bakar yang tertutup. Katup-katup tersebut juga diharapkan dapat beroperasi selama keadaan darurat, setelah berada dalam posisi yang sama dalam waktu lama, serta dalam kondisi yang melibatkan getaran, siklus tekanan, dan perubahan suhu yang cepat.<\/p>\n<p>Inilah sebabnya mengapa istilah <strong>katup bahan bakar amonia<\/strong> Hal ini tidak boleh dianggap sekadar deskripsi teknis belaka. Pemilihan katup yang tepat merupakan hasil dari tinjauan sistem secara menyeluruh yang mencakup kondisi fluida, tekanan, suhu minimum, prinsip isolasi, urutan pembersihan, tingkat kebocoran yang diperbolehkan, respons aktuator, serta persyaratan klasifikasi.<\/p>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-left: 8px solid #0e7490; background: #ecfeff; border-radius: 10px; padding: 20px; margin: 28px 0;\"><strong>Posisi di bidang teknik:<\/strong> Hanya menyebutkan \u201ckatup amonia dari baja tahan karat\u201d saja tidak cukup. Penawaran harga harus mencantumkan lokasi pemasangan yang tepat, urutan pengoperasian, fungsi darurat, serta dasar persetujuan yang diperlukan.<\/div>\n<h2 id=\"regulatory-change\" style=\"font-size: 30px; line-height: 1.3; color: #0f172a; margin: 42px 0 16px;\">Apa yang Berubah pada Juli 2026?<\/h2>\n<p>Perubahan terhadap Bab 16 dari Kode Internasional untuk Konstruksi dan Peralatan Kapal Pengangkut Gas Cair dalam Jumlah Besar mulai berlaku pada tanggal 1 Juli 2026. Perubahan tersebut mengatur penggunaan muatan yang diklasifikasikan sebagai produk beracun sebagai bahan bakar dan secara langsung berkaitan dengan kapal pengangkut amonia yang menggunakan amonia muatan dalam sistem propulsinya.<\/p>\n<p>Perubahan peraturan tersebut tidak menghilangkan kebutuhan akan penilaian risiko khusus proyek. Sebaliknya, perubahan tersebut membuka jalan yang lebih jelas bagi instansi pemerintah, pemilik kapal, lembaga klasifikasi, dan pemasok peralatan untuk mengevaluasi desain yang menggunakan amonia sebagai bahan bakar.<\/p>\n<p>Komite Keselamatan Maritim IMO juga menyetujui pedoman keselamatan sementara dan pedoman pelatihan bagi kapal yang menggunakan amonia sebagai bahan bakar selama sidang MSC 111 pada Mei 2026. Perkembangan ini menempatkan perhatian yang lebih besar pada pengaturan sistem bahan bakar, penanggulangan kebocoran, ruang berbahaya, prosedur operasional, dan kompetensi awak kapal.<\/p>\n<div style=\"display: grid; grid-template-columns: repeat(auto-fit,minmax(230px,1fr)); gap: 16px; margin: 26px 0;\">\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 12px; padding: 19px; background: #ffffff;\">\n<p style=\"margin: 0 0 7px; font-size: 14px; color: #0e7490; font-weight: bold;\">1 JULI 2026<\/p>\n<h3 style=\"margin: 0 0 9px; font-size: 21px; color: #123a5a;\">Amandemen Kode IGC<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">Perubahan pada Bab 16 yang bersangkutan telah mulai berlaku, sehingga menandai tonggak regulasi baru bagi muatan beracun yang digunakan sebagai bahan bakar.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 12px; padding: 19px; background: #ffffff;\">\n<p style=\"margin: 0 0 7px; font-size: 14px; color: #0e7490; font-weight: bold;\">MEI 2026<\/p>\n<h3 style=\"margin: 0 0 9px; font-size: 21px; color: #123a5a;\">Pedoman Keselamatan<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">MSC 111 menyetujui pedoman keselamatan sementara bagi kapal-kapal yang menggunakan amonia sebagai bahan bakar.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 12px; padding: 19px; background: #ffffff;\">\n<p style=\"margin: 0 0 7px; font-size: 14px; color: #0e7490; font-weight: bold;\">PROYEK IMPACT<\/p>\n<h3 style=\"margin: 0 0 9px; font-size: 21px; color: #123a5a;\">Spesifikasi yang Lebih Rinci<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">Lembar data katup kini perlu diintegrasikan secara lebih jelas dengan sistem isolasi, pembersihan, deteksi, dan logika penghentian darurat.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Referensi peraturan resmi dapat diperoleh dari<br \/>\n<a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/wwwcdn.imo.org\/localresources\/en\/KnowledgeCentre\/IndexofIMOResolutions\/MSCResolutions\/MSC.566%28109%29.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Resolusi amandemen Kode IGC IMO<\/a><br \/>\ndan<br \/>\n<a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.imo.org\/en\/mediacentre\/meetingsummaries\/pages\/temporary-msc-111.aspx\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ringkasan Rapat IMO MSC 111<\/a>.<\/p>\n<h2 id=\"valve-risk\" style=\"font-size: 30px; line-height: 1.3; color: #0f172a; margin: 42px 0 16px;\">Mengapa Sistem Katup Merupakan Batas Keselamatan yang Sangat Penting<\/h2>\n<p>Sistem bahan bakar amonia tidak hanya memerlukan katup yang menutup selama uji tekanan di pabrik. Sistem ini memerlukan susunan katup yang dapat memastikan isolasi yang dapat diprediksi selama pengisian bahan bakar, operasi normal, pemeliharaan, dan penghentian darurat.<\/p>\n<p>Sistem katup mungkin perlu menghentikan pasokan bahan bakar, mengisolasi peralatan, melepaskan tekanan yang terperangkap ke dalam sistem yang terkendali, dan memungkinkan proses pembilasan dengan nitrogen sebelum suatu bagian pipa dibuka. Kegagalan pada salah satu langkah ini dapat menyebabkan amonia terperangkap di antara katup-katup yang tertutup atau memungkinkan bahan bakar merembes ke arah ruang mesin dan area yang dihuni.<\/p>\n<p>Sebuah tinjauan teknis terbaru dari DNV mengenai sistem propulsi amonia menjelaskan sistem katup bahan bakar yang menggunakan mekanisme isolasi \u201cdouble block and bleed\u201d yang didukung oleh prosedur pembilasan nitrogen. Hal ini merupakan contoh yang bermanfaat mengenai bagaimana pemilihan katup dan filosofi pengoperasian harus dirancang secara terpadu, bukan dibeli sebagai komponen terpisah.<\/p>\n<p>Baca diskusi teknis DNV:<br \/>\n<a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.dnv.com\/expert-story\/maritime-impact\/ammonia-technology-moves-closer-to-powering-deep-sea-shipping\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Teknologi amonia semakin mendekati tahap penerapan untuk menggerakkan kapal-kapal pelayaran laut dalam<\/a>.<\/p>\n<h2 id=\"system-zones\" style=\"font-size: 30px; line-height: 1.3; color: #0f172a; margin: 42px 0 16px;\">Persyaratan Katup Berdasarkan Zona Sistem<\/h2>\n<p>Desain katup yang sama tidak boleh secara otomatis diterapkan di seluruh sistem bahan bakar. Setiap lokasi memiliki fungsi, tingkat paparan, dan konsekuensi kegagalan yang berbeda-beda.<\/p>\n<p style=\"font-size: 14px; color: #475569; margin: 18px 0 8px;\">Pengguna ponsel dan tablet dapat menggeser ke kiri atau ke kanan untuk melihat tabel secara lengkap.<\/p>\n<div style=\"width: 100%; max-width: 100%; overflow-x: auto; -webkit-overflow-scrolling: touch; margin: 0 0 30px; border: 2px solid #111827; background: #ffffff;\">\n<table style=\"width: 100%; min-width: 920px; border-collapse: collapse; border-spacing: 0; border: 2px solid #111827; background: #ffffff;\" border=\"1\" frame=\"box\" rules=\"all\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"12\">\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"border: 1px solid #111827; background: #123a5a; color: #ffffff; text-align: left; vertical-align: top; padding: 14px;\">Zona Sistem<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #111827; background: #123a5a; color: #ffffff; text-align: left; vertical-align: top; padding: 14px;\">Fungsi Katup yang Umum<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #111827; background: #123a5a; color: #ffffff; text-align: left; vertical-align: top; padding: 14px;\">Persyaratan Penting<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #111827; background: #123a5a; color: #ffffff; text-align: left; vertical-align: top; padding: 14px;\">Kesenjangan Spesifikasi yang Umum Ditemui<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff; font-weight: bold;\">Stasiun Pengisian Bahan Bakar<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Isolasi, penghentian darurat, dan pemutusan yang terkendali<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Penutupan yang cepat dan andal, pengoperasian jarak jauh, serta posisi kegagalan yang jelas<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Waktu respons aktuator dan logika darurat tidak disebutkan dalam permintaan tersebut.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc; font-weight: bold;\">Saluran Keluar Tangki Penyimpanan<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Pemisahan bahan bakar primer<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Kesesuaian dengan tekanan tangki, suhu, dan prinsip penghentian darurat<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Hanya tekanan operasi normal yang dicantumkan; nilai desain dan suhu minimum tidak dicantumkan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff; font-weight: bold;\">Ruang Persiapan Bahan Bakar<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Isolasi di sekitar pompa, penguap, pemanas, dan peralatan pengolahan<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Kebocoran eksternal yang rendah, kemudahan pemeliharaan, serta pembuangan atau pembersihan yang aman<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Persyaratan kemasan dan gasket disesuaikan dengan standar pabrikan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc; font-weight: bold;\">Pasokan Bahan Bakar Mesin<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Pemutusan otomatis dan isolasi ganda<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Penutupan yang dapat diulang, umpan balik posisi, dan integrasi dengan logika pengendalian<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Katup tersebut ditentukan tanpa urutan rangkaian katup yang lengkap.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff; font-weight: bold;\">Saluran Pembuangan dan Pembersihan<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Pengurangan tekanan dan pembilasan dengan nitrogen<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Tujuan pembuangan yang terkendali, penutupan yang andal, dan arah aliran yang tepat<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Katup berdiameter kecil diperlakukan sebagai katup utilitas standar meskipun memiliki fungsi keselamatan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc; font-weight: bold;\">Sistem Ventilasi atau Sistem Pengolahan<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Mengarahkan uap amonia ke fasilitas pengolahan yang aman<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Kompatibilitas bahan, penurunan tekanan rendah, dan tekanan balik yang ditentukan<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Tekanan hilir dan antarmuka sistem pengolahan belum ditentukan.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<h2 id=\"materials\" style=\"font-size: 30px; line-height: 1.3; color: #0f172a; margin: 42px 0 16px;\">Kompatibilitas Bahan untuk Katup Bahan Bakar Amonia<\/h2>\n<p>Pemilihan bahan harus dimulai dengan mempertimbangkan kondisi fluida yang sebenarnya. Amonia anhidrat, amonia yang mengandung air, amonia cair yang didinginkan, dan aliran amonia yang mengandung kontaminan proses tidak menimbulkan kondisi pengoperasian yang sama.<\/p>\n<p>Baja karbon dan beberapa jenis baja tahan karat tertentu umumnya dipertimbangkan untuk sistem amonia, namun kesesuaiannya bergantung pada suhu, tekanan, metode fabrikasi, persyaratan ketahanan benturan, dan ketentuan proyek. Bagian-bagian yang beroperasi pada suhu rendah mungkin memerlukan bahan khusus untuk suhu rendah yang telah teruji serta pengujian ketahanan benturan, alih-alih menggunakan badan dari baja karbon standar.<\/p>\n<p>Tembaga, seng, dan paduan tembaga tidak boleh dianggap sebagai bahan yang layak untuk bersentuhan dengan amonia. Pedoman bahan dari IIAR untuk sistem amonia sirkuit tertutup secara khusus mengecualikan seng, tembaga, dan paduan tembaga dari penggunaan dalam penampungan dan kontak dengan amonia.<\/p>\n<p style=\"font-size: 14px; color: #475569; margin: 18px 0 8px;\">Pengguna ponsel dan tablet dapat menggeser ke kiri atau ke kanan untuk melihat tabel secara lengkap.<\/p>\n<div style=\"width: 100%; max-width: 100%; overflow-x: auto; -webkit-overflow-scrolling: touch; margin: 0 0 30px; border: 2px solid #111827; background: #ffffff;\">\n<table style=\"width: 100%; min-width: 920px; border-collapse: collapse; border-spacing: 0; border: 2px solid #111827; background: #ffffff;\" border=\"1\" frame=\"box\" rules=\"all\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"12\">\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"border: 1px solid #111827; background: #123a5a; color: #ffffff; text-align: left; padding: 14px;\">Kelompok Bahan<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #111827; background: #123a5a; color: #ffffff; text-align: left; padding: 14px;\">Peran yang Mungkin<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #111827; background: #123a5a; color: #ffffff; text-align: left; padding: 14px;\">Hal-hal yang Harus Diverifikasi<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #111827; background: #123a5a; color: #ffffff; text-align: left; padding: 14px;\">Komentar tentang Pengadaan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff; font-weight: bold;\">Baja Karbon<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Penggunaan amonia anhidrat secara umum dalam rentang suhu yang disetujui<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Suhu minimum, ketangguhan benturan, toleransi korosi, dan prosedur pengelasan<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Jangan berasumsi bahwa katup WCB standar cocok untuk bagian pendingin.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc; font-weight: bold;\">Baja Suhu Rendah<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Bagian amonia berpendingin atau bersuhu rendah<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Suhu minimum desain, nilai uji benturan, dan bahan batas tekanan secara keseluruhan<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Penutup mesin, batang katup, sistem pengencang, dan trim harus diperiksa bersamaan dengan bodi kendaraan.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff; font-weight: bold;\">Baja Tahan Karat Austenitik<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Zona perpipaan tertentu yang memerlukan ketahanan terhadap korosi atau ketangguhan pada suhu rendah<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Kelas, kualitas pembuatan, kondisi sambungan las, kontaminan, dan persetujuan proyek<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Sebutkan jenisnya secara tepat, bukan hanya menulis \u201cbaja tahan karat.\u201d<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc; font-weight: bold;\">Paduan Berbasis Nikel<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Kondisi media campuran yang luar biasa atau kondisi korosif yang memerlukan evaluasi khusus untuk proyek tersebut<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Komposisi kimia lengkap, suhu, dan pertimbangan untuk peningkatan kapasitas<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Paduan logam yang lebih mahal belum tentu berarti katup amonia yang lebih aman.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #fff1f2; font-weight: bold;\">Tembaga, Kuningan, atau Paduan Seng<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #fff1f2;\">Tidak dimaksudkan untuk wadah penahan tekanan yang bersentuhan dengan amonia<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #fff1f2;\">Pastikan bahwa tidak ada trim, fitting, lapisan, atau pelumas yang bersentuhan dengan cairan yang mengandung bahan yang dilarang<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #fff1f2;\">Periksa komponen-komponen kecilnya, jangan hanya badan katup saja.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff; font-weight: bold;\">Bantalan dan Segel Non-Logam<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Perawatan penyegelan jok, penyegelan batang kemudi, dan gasket bodi<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Kompatibilitas kimia, suhu minimum, tekanan, permeabilitas, dan kinerja tahan api<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Tidak ada pilihan segel lunak yang serba guna untuk setiap katup bahan bakar amonia.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<p>Referensi materi IIAR dapat dilihat di sini:<br \/>\n<a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/web.iiar.org\/iiar\/standards\/iiar_2\/IIAR_PR2.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Panduan bahan untuk sistem pendingin amonia IIAR<\/a>.<\/p>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-left: 8px solid #d97706; background: #fffbeb; border-radius: 10px; padding: 20px; margin: 28px 0;\"><strong>Penting:<\/strong> Standar pendinginan merupakan referensi teknis yang berguna, namun pada akhirnya katup bahan bakar kapal harus mematuhi instrumen IMO yang berlaku, peraturan lembaga klasifikasi, serta spesifikasi proyek yang telah disetujui.<\/div>\n<h2 id=\"isolation\" style=\"font-size: 30px; line-height: 1.3; color: #0f172a; margin: 42px 0 16px;\">Isolasi, Pembuangan Darah, dan Pengisian Nitrogen<\/h2>\n<p>Sistem \"double block and bleed\" terdiri dari lebih dari tiga katup yang dipasang dalam satu jalur pipa. Susunan tersebut harus menjalankan urutan operasi yang telah ditentukan dan mengalirkan amonia yang terlepas ke tujuan yang telah disetujui.<\/p>\n<p>Urutan langkah yang umum mungkin memerlukan penutupan kedua katup isolasi, pelepasan tekanan pada bagian antara, penggantian amonia sisa dengan nitrogen, serta verifikasi posisi katup oleh sistem kendali sebelum pemeliharaan atau pengoperasian ulang. Urutan langkah yang sebenarnya harus disusun dan disetujui khusus untuk proyek tersebut.<\/p>\n<h3 style=\"font-size: 23px; line-height: 1.35; color: #123a5a; margin: 28px 0 10px;\">Pertanyaan-pertanyaan yang Harus Dijawab dalam Lembar Data Katup<\/h3>\n<ul style=\"padding-left: 22px; margin: 18px 0;\">\n<li>Apakah katup tersebut merupakan bagian dari sistem double block and bleed?<\/li>\n<li>Apakah harus menutup saat mengalami kegagalan, membuka saat mengalami kegagalan, atau tetap pada posisi terakhirnya?<\/li>\n<li>Seberapa cepat katup isolasi darurat harus menutup?<\/li>\n<li>Apakah aktuator tersebut akan digerakkan dengan tenaga pneumatik, hidraulik, atau listrik?<\/li>\n<li>Apakah umpan balik posisi diperlukan baik pada posisi terbuka maupun tertutup?<\/li>\n<li>Ke mana amonia yang terperangkap akan dialirkan atau diolah?<\/li>\n<li>Tekanan nitrogen dan urutan pembilasan seperti apa yang akan digunakan?<\/li>\n<li>Apakah katup tersebut diharapkan dapat menutup saat menghadapi tekanan diferensial desain penuh?<\/li>\n<\/ul>\n<p>Produsen katup tidak dapat menentukan ukuran aktuator dengan tepat atau memastikan kinerja penutupan jika persyaratan tersebut tidak tercantum. Ukuran pipa nominal dan kelas tekanan saja tidak cukup.<\/p>\n<h2 id=\"sealing\" style=\"font-size: 30px; line-height: 1.3; color: #0f172a; margin: 42px 0 16px;\">Kursi, Pengemasan, dan Kebocoran Eksternal<\/h2>\n<p>Toksisitas amonia menjadikan kebocoran eksternal sebagai masalah utama dalam perancangan. Packing batang katup, gasket tutup katup, sambungan badan katup, sambungan saluran pembuangan, dan antarmuka aktuator perlu mendapat perhatian yang sama seperti dudukan katup utama.<\/p>\n<p>Katup bola dengan dudukan lunak dapat memberikan penutupan yang rapat, namun bahan dudukannya harus tetap stabil pada seluruh rentang tekanan dan suhu. Katup dengan dudukan logam dapat dipertimbangkan jika suhu, prinsip keselamatan kebakaran, siklus pengoperasian, atau kontaminasi membuat dudukan lunak tidak sesuai. Kedua opsi tersebut tidak boleh dipilih hanya karena kebiasaan.<\/p>\n<p>Untuk penyegelan batang katup, spesifikasi proyek harus menetapkan standar kebocoran yang diperlukan, susunan segel, dan metode pengujian. Apabila pembeli meminta kinerja dengan emisi rendah, permintaan tersebut juga harus menyebutkan standar yang tepat dan rentang suhu yang spesifik, alih-alih menggunakan frasa umum \u201ctanpa kebocoran sama sekali.\u201d<\/p>\n<div style=\"display: grid; grid-template-columns: repeat(auto-fit,minmax(240px,1fr)); gap: 16px; margin: 26px 0;\">\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 12px; padding: 19px; background: #ffffff;\">\n<h3 style=\"font-size: 21px; color: #123a5a; margin: 0 0 9px;\">Kursi<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">Pastikan arah penutupan, tekanan diferensial, frekuensi siklus, suhu minimum, dan persyaratan keselamatan kebakaran.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 12px; padding: 19px; background: #ffffff;\">\n<h3 style=\"font-size: 21px; color: #123a5a; margin: 0 0 9px;\">Pengemasan Batang<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">Tentukan standar kebocoran, bahan penyekat, persyaratan beban dinamis, dan akses pemeliharaan.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 12px; padding: 19px; background: #ffffff;\">\n<h3 style=\"font-size: 21px; color: #123a5a; margin: 0 0 9px;\">Sendi Tubuh<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">Tinjau persyaratan kompatibilitas gasket, pemasangan baut, siklus termal, dan uji tekanan.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 12px; padding: 19px; background: #ffffff;\">\n<h3 style=\"font-size: 21px; color: #123a5a; margin: 0 0 9px;\">Hubungan Kecil<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">Sambungan saluran pembuangan, ventilasi, dan instrumen harus menjalani pemeriksaan bahan dan kebocoran yang sama seperti katup utama.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<h2 id=\"procurement\" style=\"font-size: 30px; line-height: 1.3; color: #0f172a; margin: 42px 0 16px;\">Daftar Periksa Pengadaan untuk Katup Bahan Bakar Amonia<\/h2>\n<p>Permintaan informasi yang lengkap dapat mempersingkat waktu klarifikasi teknis dan mencegah agar katup industri standar tidak ditawarkan untuk aplikasi kelautan yang sangat penting bagi keselamatan.<\/p>\n<p style=\"font-size: 14px; color: #475569; margin: 18px 0 8px;\">Pengguna ponsel dan tablet dapat menggeser ke kiri atau ke kanan untuk melihat tabel secara lengkap.<\/p>\n<div style=\"width: 100%; max-width: 100%; overflow-x: auto; -webkit-overflow-scrolling: touch; margin: 0 0 30px; border: 2px solid #111827; background: #ffffff;\">\n<table style=\"width: 100%; min-width: 860px; border-collapse: collapse; border-spacing: 0; border: 2px solid #111827; background: #ffffff;\" border=\"1\" frame=\"box\" rules=\"all\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"12\">\n<thead>\n<tr>\n<th style=\"border: 1px solid #111827; background: #123a5a; color: #ffffff; text-align: left; padding: 14px;\">Informasi yang Diperlukan<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #111827; background: #123a5a; color: #ffffff; text-align: left; padding: 14px;\">Mengapa Hal Ini Diperlukan<\/th>\n<th style=\"border: 1px solid #111827; background: #123a5a; color: #ffffff; text-align: left; padding: 14px;\">Detail yang Direkomendasikan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff; font-weight: bold;\">Kondisi Amonia<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Menentukan persyaratan bahan, dudukan, dan suhu<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Bentuk cair atau uap, kemurnian, kadar air, dan kemungkinan adanya kontaminan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc; font-weight: bold;\">Kondisi Desain<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Mengatur nilai tekanan dan merancang batas tekanan secara menyeluruh<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Tekanan rancangan, tekanan normal, suhu rancangan, dan suhu minimum<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff; font-weight: bold;\">Lokasi Sistem<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Menjelaskan fungsi keselamatan katup<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Pengisian bahan bakar, penyimpanan, ruang persiapan, pasokan mesin, saluran ventilasi, saluran pembuangan, atau saluran pembersihan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc; font-weight: bold;\">Fungsi Katup<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Berpengaruh terhadap pemilihan struktur, kursi, dan aktuator<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Antarmuka isolasi, ESD, pengendalian, katup satu arah, pelepasan, pembilasan, atau pelepasan tekanan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff; font-weight: bold;\">Aktuasi<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Menentukan torsi, tindakan saat terjadi kegagalan, dan respons<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Sumber daya, posisi kegagalan, waktu penutupan, umpan balik, dan persyaratan untuk area berbahaya<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc; font-weight: bold;\">Standar Kebocoran<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Menentukan kinerja penyegelan pada dudukan dan batang<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Standar pengujian, media, tekanan, dan kriteria penerimaan yang diwajibkan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff; font-weight: bold;\">Dasar Persetujuan<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Mencegah perombakan desain di tahap akhir dan adanya celah dalam dokumentasi<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #ffffff;\">Lembaga klasifikasi, administrasi bendera, persyaratan IGC atau IGF, dan spesifikasi pemilik<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc; font-weight: bold;\">Dokumen Pemeriksaan<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Mendukung pelacakan dan penerimaan proyek<\/td>\n<td style=\"border: 1px solid #111827; padding: 14px; background: #f8fafc;\">Sertifikat bahan, PMI, NDT, uji tekanan, uji kebocoran, dan catatan aktuator<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<h2 id=\"jst-support\" style=\"font-size: 30px; line-height: 1.3; color: #0f172a; margin: 42px 0 16px;\">Bagaimana JST Valve Mendukung Proyek Amonia Sesuai Pesanan<\/h2>\n<p>JST Valve memproduksi katup industri yang dirancang khusus untuk aplikasi yang bersifat korosif, bersuhu rendah, bertekanan tinggi, serta menggunakan bahan khusus. Untuk proyek-proyek yang berkaitan dengan amonia, tinjauan teknik dapat mencakup jenis katup, bahan batas tekanan, trim, dudukan katup, penyegelan batang katup, konfigurasi aktuator, serta persyaratan inspeksi.<\/p>\n<p>Tergantung pada lokasi layanan, suatu proyek mungkin memerlukan<br \/>\n<a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/jstvalve.com\/id\/product-category\/katup-bola\/\">katup bola<\/a>,<br \/>\n<a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/jstvalve.com\/id\/product-category\/katup-globe\/\">katup globe<\/a>,<br \/>\n<a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/jstvalve.com\/id\/product-category\/katup-periksa\/\">katup penahan<\/a><br \/>\natau pengaturan isolasi darurat khusus.<\/p>\n<p>Sebelum proposal akhir diterbitkan, JST Valve harus menerima lembar data proyek yang lengkap beserta persyaratan persetujuan. Penggunaan amonia sebagai bahan bakar kapal tidak boleh disetujui hanya berdasarkan deskripsi umum dalam katalog.<\/p>\n<ul style=\"padding-left: 22px; margin: 20px 0;\">\n<li>Ulasan mengenai bahan bodi, kap mesin, batang, dan trim kustom<\/li>\n<li>Evaluasi struktur kursi empuk dan kursi logam<\/li>\n<li>Pemilihan aktuator pneumatik atau elektrik<\/li>\n<li>Pengaturan penutupan otomatis saat kegagalan dan penghentian darurat<\/li>\n<li>Dukungan untuk pemeriksaan tekanan, kebocoran, PMI, dan NDT<\/li>\n<li>Dokumentasi OEM dan dokumentasi khusus proyek<\/li>\n<\/ul>\n<section style=\"background: #0f172a; color: #ffffff; border: 2px solid #111827; border-radius: 16px; padding: 30px 24px; margin: 42px 0 28px;\">\n<h2 style=\"font-size: 28px; line-height: 1.3; color: #ffffff; margin: 0 0 14px;\">Ajukan Permohonan Peninjauan Teknis Katup Bahan Bakar Amonia<\/h2>\n<p style=\"color: #dbeafe; margin: 0 0 14px;\">Kirimkan informasi mengenai kondisi amonia, tekanan, suhu minimum, ukuran katup, lokasi sistem, posisi gagal, persyaratan kebocoran, dan standar klasifikasi.<\/p>\n<p style=\"color: #dbeafe; margin: 0 0 18px;\">JST Valve akan meninjau data yang tersedia dan menyusun proposal katup yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek tersebut.<\/p>\n<p><a style=\"display: inline-block; background: #06b6d4; color: #ffffff; text-decoration: none; padding: 13px 22px; border: 1px solid #ffffff; border-radius: 24px; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/jstvalve.com\/id\/kontak-produsen-katup-industri\/\"><br \/>\nHubungi JST Valve<br \/>\n<\/a><\/p>\n<\/section>\n<h2 style=\"font-size: 30px; line-height: 1.3; color: #0f172a; margin: 42px 0 16px;\">Kesimpulan Akhir Bidang Teknik<\/h2>\n<p>Tonggak regulasi pada Juli 2026 kemungkinan akan mempercepat pelaksanaan proyek-proyek bahan bakar amonia, namun hal ini tidak membuat pemilihan katup menjadi lebih mudah. Justru, hal ini membuat kualitas spesifikasi menjadi lebih penting.<\/p>\n<p>Katup bahan bakar amonia yang andal harus dievaluasi sebagai bagian dari sistem bahan bakar secara keseluruhan. Kompatibilitas bahan, suhu minimum, penutupan darurat, isolasi ganda, pelepasan tekanan terkendali, pembilasan nitrogen, dan kinerja kebocoran eksternal semuanya perlu ditentukan sebelum pembelian.<\/p>\n<p>Pendekatan pengadaan yang paling efektif adalah mengganti frasa \u201cdiperlukan katup amonia\u201d dengan deskripsi lengkap mengenai lokasi pemasangan katup tersebut, fungsi yang harus dipenuhinya, serta konsekuensi yang akan terjadi jika katup tersebut mengalami kegagalan.<\/p>\n<section id=\"faq\" style=\"border-top: 2px solid #111827; padding-top: 24px; margin-top: 34px;\">\n<h2 style=\"font-size: 30px; line-height: 1.3; color: #0f172a; margin: 0 0 18px;\">Pertanyaan yang Sering Diajukan Mengenai Katup Bahan Bakar Amonia<\/h2>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 10px; padding: 17px; margin-bottom: 13px; background: #ffffff;\">\n<h3 style=\"font-size: 20px; color: #123a5a; margin: 0 0 8px;\">Apa itu katup bahan bakar amonia?<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">Katup bahan bakar amonia adalah katup isolasi, pengatur, katup satu arah, katup pelepasan, atau katup pematian darurat yang dipasang pada sistem pengisian, penyimpanan, persiapan, penyaluran, pembersihan, dan pengolahan amonia.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 10px; padding: 17px; margin-bottom: 13px; background: #ffffff;\">\n<h3 style=\"font-size: 20px; color: #123a5a; margin: 0 0 8px;\">Apakah katup industri standar dapat digunakan untuk bahan bakar amonia di kapal?<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">Hal ini tidak dapat dilakukan tanpa tinjauan teknik yang menyeluruh. Katup tersebut harus sesuai dengan kondisi amonia, tekanan, suhu minimum, persyaratan kebocoran, fungsi darurat, serta dasar persetujuan untuk penggunaan di kapal.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 10px; padding: 17px; margin-bottom: 13px; background: #ffffff;\">\n<h3 style=\"font-size: 20px; color: #123a5a; margin: 0 0 8px;\">Bahan apa saja yang sebaiknya dihindari dalam aplikasi yang bersentuhan dengan amonia?<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">Tembaga, seng, dan paduan tembaga seperti kuningan tidak boleh digunakan sebagai bahan penahan tekanan yang bersentuhan dengan amonia. Komponen kecil yang bersentuhan dengan cairan serta pelumas juga harus diperiksa.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 10px; padding: 17px; margin-bottom: 13px; background: #ffffff;\">\n<h3 style=\"font-size: 20px; color: #123a5a; margin: 0 0 8px;\">Mengapa sistem double block and bleed digunakan dalam sistem bahan bakar amonia?<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">Sistem ini menyediakan dua penghalang isolasi serta metode terkendali untuk menurunkan tekanan atau mengosongkan bagian di antara keduanya. Konfigurasi akhir dan urutan pengoperasiannya harus disetujui untuk proyek ini.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"border: 2px solid #111827; border-radius: 10px; padding: 17px; margin-bottom: 13px; background: #ffffff;\">\n<h3 style=\"font-size: 20px; color: #123a5a; margin: 0 0 8px;\">Informasi apa saja yang diperlukan untuk mendapatkan penawaran harga katup bahan bakar amonia?<\/h3>\n<p style=\"margin: 0;\">Sebutkan komposisi dan fase amonia, tekanan desain, suhu desain dan suhu minimum, ukuran katup, lokasi sistem, fungsi katup, jenis aktuator, posisi saat terjadi kegagalan, standar kebocoran, serta persyaratan klasifikasi.<\/p>\n<\/div>\n<\/section>\n<section style=\"margin: 36px 0 0; padding: 20px; border: 2px solid #111827; background: #f8fafc; border-radius: 10px;\">\n<h2 style=\"font-size: 23px; color: #0f172a; margin: 0 0 12px;\">Referensi Regulasi dan Teknis<\/h2>\n<ol style=\"margin: 0; padding-left: 22px;\">\n<li style=\"margin-bottom: 8px;\"><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/wwwcdn.imo.org\/localresources\/en\/KnowledgeCentre\/IndexofIMOResolutions\/MSCResolutions\/MSC.566%28109%29.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Resolusi IMO MSC.566(109): Perubahan terhadap Kode IGC<\/a><\/li>\n<li style=\"margin-bottom: 8px;\"><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.imo.org\/en\/mediacentre\/meetingsummaries\/pages\/temporary-msc-111.aspx\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Komite Keselamatan Maritim IMO, Poin-Poin Penting MSC 111<\/a><\/li>\n<li style=\"margin-bottom: 8px;\"><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/www.dnv.com\/expert-story\/maritime-impact\/ammonia-technology-moves-closer-to-powering-deep-sea-shipping\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">DNV: Sistem Penggerak Amonia Semakin Berkembang<\/a><\/li>\n<li><a style=\"color: #0b6b8f; font-weight: bold;\" href=\"https:\/\/web.iiar.org\/iiar\/standards\/iiar_2\/IIAR_PR2.pdf\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Panduan Bahan Sistem Amonia IIAR<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<\/section>\n<p style=\"margin: 18px 0 0; font-size: 13px; color: #64748b;\">Catatan teknis: Pemilihan katup akhir tetap harus sesuai dengan spesifikasi proyek yang telah disetujui, persyaratan lembaga klasifikasi, serta peraturan administrasi bendera yang berlaku.<\/p>\n<\/article>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembaruan Peraturan Kelautan 2026 Fase regulasi baru untuk pelayaran berbahan bakar amonia dimulai pada 1 Juli 2026. Bagi galangan kapal, integrator sistem bahan bakar, dan pembeli katup, pertanyaan praktisnya bukan lagi apakah amonia akan dianggap sebagai bahan bakar kelautan. Pertanyaannya adalah apakah setiap katup dapat mengisolasi, mengosongkan, dan mengendalikan amonia tersebut dengan aman. Briefing teknik ini membahas\u2026<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1772,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_angie_page":false,"_eb_attr":"","ai_generated_summary":"","_kad_post_transparent":"default","_kad_post_title":"default","_kad_post_layout":"default","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"default","_kad_post_vertical_padding":"default","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","page_builder":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1770","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1770","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1770"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1770\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1773,"href":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1770\/revisions\/1773"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1772"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1770"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1770"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jstvalve.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1770"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}